hedon bersampul hippies
January 3, 2009 by disemutin
Sebelum kalian memakai kaus tie dye kebanggan kalian itu baca dulu artikel dibawah ini Diambil dari blog muntah berak
hippies and flower generation.
Flower Generation untuk merepresentasikan “fight with flower” (lawanlah dengan bunga) yang melambangkan kelembutan, dan tidak dengan kekerasan. “Flower” (bunga) memang melambangkan sesuatu yang lembut. Hal itu sangat pas dengan keadaan pada zaman itu, dimana pemerintah Amerika sendiri mulai kehilangan kepercayaan dari rakyat, terutama kaum muda, lalu melakukan berbagai perlawanan. Pada masa itu, mereka memberontak dengan gayanya sendiri, cenderung bebas dan terkesan “liar”.
Banyak ciri-ciri yang bisa kita lihat pada pengikut gerakan bunga ini, yang rata-rata berpenampilan seragam. Para pengikutnya disebut Flower Children. Mereka berpakaian ham press body (kemeja ketat) dengan warna yang mencolok mata (diilhami dari halusinasi saat memakai marijuana atau LSD), celana baggy atau cut bray, memakai ikat kepala (bandana) bagi pria, dan memakai bandana panjang - ala peramal hippy zaman dahulu - bagi wanita.
Kebanyakan dari mereka tidak melakukan apa-apa kecuali duduk di pinggir jalan sambil membawa spanduk berisi ajakan penolakan perang dan slogan perdamaian, bermain gitar sambil bernyanyi. Tapi jangan anggap pakaian mereka itu norak. Di kemudian hari, gaya berpakaian mereka dianggap salah satu pengaruh terbesar bagi dunia fashion. Para Flower Children ini sering diasosiasikan sebagai kaum hippies. Menurut Jesse Sheidlower, seorang leksikografer yang juga seorang editor dari Oxford English Dictionary, terms “hipster” dan “hippie” berasal dari kata “hip” yang sebenarnya arti aslinya tidak diketahui. Malcolm- X sendiri pernah mengungkapkan dalam biografinya, bahwa “hippy” sendiri merujuk pada orang kulit putih yang bertingkah seperti orang negro, bahkan melebihi tingkah polah negro itu sendiri. Banyak orang melambangkan kaum hippy dengan kebebasan dan ketidakteraturan. Terlepas dari istilah dan makna tersebut, kaum hippies sendiri memiliki pola hidup yang tak teratur, cenderung bebas dan tak terikat pola aturan masyarakat.
Flower Children, selayaknya sebutan mereka sebagai kaum hippies, mereka cenderung hidup bebas. Bebas dalam arti luas tentunya. Hidup bebas atau malah bebas menggunakan obat-obatan terlarang. Selain itu kaum hippies cenderung hidup menyendiri dalam kehidupan bersama dan berusaha keluar dari kehidupan formal, baik dari sistem kekeluargaan tradisional, pekerjaan, pendidikan, maupun kehidupan bermasyarakat dan bernegara pada umumnya.
Mereka biasanya vegetarian dan memakan makanan yang tidak diolah dan mempraktekkan pengobatan alternatif. Pengobatan alternatif seakan juga menjadi simbol perlawanan bagi sesuatu yang mapan, dalam hal ini pengobatan modern. Mereka mempunyai jargon “Back to Nature” atau gerakan kembali ke alam. Gerakan ini sekarang kembali populer di abad 21. Mereka menjalankan gaya hidup terbuka dengan tingkat toleransi tinggi yang sangat kontras jika dibandingkan dengan apa yang terjadi pada masyarakat formal saat itu.
mau tahu lebih lanjut tentang flower generation dan hippies lebih lanjut klik
http://nurannuran.wordpress.com/2008/06/02/flower-generation-the-greatest-youth-generation-ever/
salut saya sama wawasan sang penulis yang luas melebihi xl.
Nah udah baca kan?
Tapi apakah lo Cuma seorang hippie yang ikutin jaman doang.
Maksutnya nanti kalo skin head lagi booming, lo akan ninggalin hippie terus bertransformasi menjadi seorang skin head sejati gitu.
Sekarang malu dong kalo lo udah mengaku hippies tapi gak back to nature.
Malu dong yang katanya hippi tapi tingkah laku lo hedon.
Diketawain lo sama kake nenek diatas, mereka aja sampe tua tetep hippies.
oia sekali lagi jangan dimasupin ke hati.
gw sadar kok itu urusan pribadi masing2, bukan urusan gw .
tapi berhubung ini blog gw
ya gapapa dong, hehe
oia kalo mau bikin tie-dye liat dulu bikinannyaenad di blognya, ada tuh di blog roll gw, nice!

hahaha… gw juga pake tie dye lho cal. kancut tie dye. gw pake mulu kalo jalan ke tempat2 eksis. biar nge hip gituu
hahaaha..cool..
kenapa gamabarnya yg dipasang itu ya?? gw geli ngeliat om-omnya cuma pake atasan doang kagak pake kolor hiii..
brrrr.. X_X
gw ga punya tie dye.. beliin dong